• Rabu, 5 Oktober 2022

JAMASAN BENDE BECAK,TRADISI YANG INGATKAN KISAH SUNAN BONANG

- Senin, 11 Juli 2022 | 14:57 WIB
Tampak Wakil Bupati Beserta Toko Lainnya Berkumpul Menyaksikan Acara Pencucian Bende Becak (AhmdT)
Tampak Wakil Bupati Beserta Toko Lainnya Berkumpul Menyaksikan Acara Pencucian Bende Becak (AhmdT)

Punyarakyat.com | Rembang - Bende Becak ini bentuknya seperti gong kecil peninggalan Sunan Bonang. Konon benda ini adalah sosok utusan dari kerajaan Majapahit yang bernama Becak.

Becak dikirim Raja Majapahit waktu itu, Brawijaya V untuk mengirim surat jawaban atas ajakan Sunan Bonang untuk memeluk agama Islam. Dalam surat tersebut berisikan bahwa Raja Brawijaya V menolak untuk memeluk agama Islam.

Seusai menyerahkan surat kepada Sunan Bonang, Becak tak langsung pulang. Ia menyanyikan tembang-tembang di depan kediaman Sunan Bonang. Hal itu rupanya mengganggu Sunan Bonang dan para santri yang sedang mengaji.

Selanjutnya Sunan Bonang menanyakan siapa yang nembang di luar kediaman. Para santri pun menjawab bahwa suara itu adalah suara Becak, namun justru Sunan Bonang menjawab itu suara bende (gong).

Para Santripun kemudian mengecek keluar. Namun Becak tak ada di sana, santri justru menemukan gong kecil, yang konon bende itu adalah Becak utusan dari Majapahit.

Bende Becak setiap setahun sekali dijamas bertepatan pada Hari Raya Idul Adha. Momen tersebut tak hanya dihadiri oleh warga Kabupaten Rembang saja, namun dari berbagai daerah.

BACA JUGA : 

Hukuman Tidak Berjalan ,Jeratan 6 Tahun Menjadi 6 bulan , Begini Curhatan Korban Ke Awak Media.

Mereka datang ingin mendapatkan air bekas menjamas atau mencuci Bende Becak. Air tersebut dipercaya dapat membuat seseorang awet muda dan sembuh dari penyakit.

Halaman:

Editor: Ahmad Thohir Abdul Nur

Sumber: Pemkab Rembang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X