• Rabu, 5 Oktober 2022

Polisi Temukan Fakta Baru , Dari Adegan Reka Ulang Kasus Mutilasi Di Ungaran

- Senin, 8 Agustus 2022 | 13:56 WIB
Kapolres Semarang Pimpin Reka Ulang Adegan Kasus Mutilasi Di Ungaran (28/7/2022) (AhmdT)
Kapolres Semarang Pimpin Reka Ulang Adegan Kasus Mutilasi Di Ungaran (28/7/2022) (AhmdT)

Punyarakyat.com | SEMARANG - Berlokasi di rumah Kost Jl. Soekarno Hatta Kec. Bergas, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, SIK, MH., memimpin langsung Rekonstruksi/Reka ulang kasus pembunuhan disertai mutilasi yang merenggut nyawa korban K (24) pada Kamis (28/7).

Turut hadir mendampingi Kapolres dalam Reka ulang Kasubbid Kimbifor Bid Labfor Polda Jateng AKBP Drs. Moch. Arif Budiarto M.Si., Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kab. Semarang Ibu Ardana SH, MH., Kasat Reskrim AKP Agil Widyas Sampurna, SIK, MH., Kapolsek Bergas, Kapolsek Ungaran serta kuasa hukum tersangka.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan Rekonstruksi atau Reka ulang adegan pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan tersangka IS (32 th) warga Kab. Tegal." Ungkap AKBP Yovan 

Baca Juga: Mentri Sosial Bertandang Ke Pati Jenguk Korban Kasus Penyekapan Dan Perbudakan Di Dukuh Seti

Kapolres Semarang mengatakan ada 19 adegan dan 5 lokasi berbeda dalam Rekonstruksi dimana tersangka memerankan skenario yang dibacakan langsung Kasat Reskrim AKP Agil. 

"Sebagaimana adegan reka ulang ini guna melengkapi berkas sesuai dengan pemberitaan sebelumnya perihal peristiwa pembunuhan disertai mutilasi, dan telah di sampaikan langsung Bapak Kapolda Jateng pada Press realese Selasa, 26 Juli 2022 lalu di depan aqak media." Ungkap AKBP Yovan. 

AKBP Yovan Fatika juga menambahkan kepada awak media bahwa dengan dilaksanakan Scientific Crime Investigation ini akan membuat gamblang suatu perkara, dan ada fakta baru setelah diadakan Rekonstruksi tersebut 

Baca Juga: Melalui Komsos, Babinsa Ingatkan Warga Jaga Keamanan Dan Ketertiban Desa

"Fakta yang kami dapat setelah rekonstruksi dilaksanakan adanya keterangan palsu tersangka kepada pemilik kos bahwa hubungan antara korban dan tersangka menikah siri, tersangka melakukan mutilasi dalam keadaan sadar, tersangka/pelaku berjalan kaki dari TKP ke lokasi pembuangan TKP Kalongan berjalan kaki, dan korban menyimpan mayat korban dalam kamar mandi yang berada didalam kamar." 

Halaman:

Editor: Ahmad Thohir Abdul Nur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X