• Rabu, 5 Oktober 2022

Bangunan Kuno Jembatan Watu Layar Di Bonang Kecamatan Lasem , Jejak Kekejaman Deandels Di Lasem

- Jumat, 23 September 2022 | 13:34 WIB
Jembatan Watu Layar , Situs Peninggalan Deandels pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan. (Al-Mahdi)
Jembatan Watu Layar , Situs Peninggalan Deandels pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan. (Al-Mahdi)

Punyarakyat.com | Rembang - VOC mengalami kebangkrutan pada tahun 1799. Yang kemudian pada tahun 1808 Herman William ditunjuk menjadi gubernur Batavia.

Pada saat itu salah satu misi utama gubernur Herman William adalah memperkuat pertahanan militer Jawa dari serangan angkatan laut Inggris.

Oleh karena itu , Deandels membangun jalan dari Anyer (Jawa Barat) sampai Panarukan (Jawa Timur). Pembangunan jalan tersebut dinamakan "Grote Post-Weg" yang berarti jalan raya besar yan dibangun melewati kota-kota di pesisir utara Jawa termasuk Lasem.

Pada saat membangun jalan Anyer - Panarukan , banyak ribuan jiwa yang dikerjakan paksa oleh deandels, Tak hanya itu proyek pembangunan jalan post ini banyak menghancurkan candi-candi Buddha dan Hindu yang ada di Lasem Jawa Tengah.

Baca Juga: Pemkab Rembang Launching Aplikasi Registrasi Identitas Kependudukan Secara Digital , Bagaimana Caranya ?

Adapun barang yang diambil dari hasil penghancuran candi-candi tersebut yakni batu bata dan archa yang digunakan untuk bahan pembuatan Jalan.

Didaerah sepanjang jalan ini , orang-orang yang bermukim dekat dengan proyek pembangunan jalan akan dipaksa untuk dipekerjakan dalam proses pembangunan, sepertihalnya orang-orang desa di Lasem yang dipaksa Deandels untuk bekerja.

Namun , pada saat Deandels memerintahkan orang desa yang berada di Lasem ada sebagian yang melarikan diri ke Mataram untuk menghindari kerja paksa.

Untuk mengenang peristiwa pahit tersebut ,  masyarakat Lasem menuangkan sikap perlawanannya kedalam selembar kain batik dengan motif Kricak yang berupa gambar tatanan batu-batu kecil yang melukiskan betapa pahit getirnya peristiwa kerja Paksa.

Halaman:

Editor: Ahmad Thohir Abdul Nur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X