• Sabtu, 8 Oktober 2022

Tradisi Ritual Upacara Ruwatan Bocah Rambut Gimbal dalam Dieng Culture Festival Di Banjarnegara,Jawa Tengah

- Sabtu, 3 September 2022 | 21:35 WIB
Tradisi Ritual Upacara Ruwatan Bocah Rambut Gimbal dalam Dieng Culture Festival Di Banjarnegara,Jawa Tengah (Suryatiningsih PR)
Tradisi Ritual Upacara Ruwatan Bocah Rambut Gimbal dalam Dieng Culture Festival Di Banjarnegara,Jawa Tengah (Suryatiningsih PR)

 

PunyaRakyat.com-Acara Dieng Culture Festival yang digelar setiap tahunnya tidak lepas dari kegiatan tradisi upacara ruwatan bocah rambut gimbal. Sebuah prosesi begitu melekat pada budaya masyarakat Jawa.

Tradisi ritual ruwatan bocah gembel sebagai puncak acara Dieng Culture Festival. Hal ini bertujuan mengusir nasib buruk atau kesialan pada si bocah maupun masyarakat Dieng pada umumnya.

Sejak dahulu kala muncul fenomena unik, terutama anak-anak tertentu berusia 40 hari sampai umur 6 tahun akan tumbuh rambut gimbal di kepalanya secara alami.

Melansir laman Visit Banjarnegara masyakat Dataran Tinggi Dieng Masyarakat Dataran Tinggi Dieng percaya bahwa anak-anak berambut Gimbal tersebut,adalah titipan Kyai Kolo Dete.

Kolo Dete disebutkan sebagai punggawa di masa pemerintahan Mataram Islam abad ke-14. Ketika itu, Ia ditugaskan mempersiapkan pemerintahan di wilayah Dataran Tinggi Dieng.

Tiba di Dataran Tinggi Dieng, Kyai Kolo Dete dan istrinya (Nini Roro Rence) mendapat wahyu dari Ratu Pantai Selatan. Pasangan ini ditugaskan membawa masyarakat Dieng menuju kesejahteraan.

Tolak ukur sejahteranya masyarakat Dieng akan ditandai dengan keberadaan anak-anak berambut gimbal. Sejak itulah, muncul anak-anak berambut gimbal di kawasan Dataran Tinggi Dieng..

Munculnya rambut gimbal pada seorang anak akan ditandai dengan panas tubuh yang tinggi selama beberapa hari.

Baca Juga: Tempat Wisata Baru Kedung Klurak Pacet Kabupaten Mojokerto , Wisata Gratis Yang Wajib Dikunjungi Saat Weekend

Halaman:

Editor: Suryatiningsih PR

Sumber: Visit Banjarnegara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X