• Rabu, 5 Oktober 2022

Ngeri !! Sindikat Kecurangan Perdagangan BBM Hingga Untung Rp 7 Miliar.

- Senin, 27 Juni 2022 | 20:39 WIB
Ket.Foto dari PMJNES.COM Barang Bukti yang berhasil di amankan oleh POLDA Banten pada Senin (06/06/2022) (AhmdT)
Ket.Foto dari PMJNES.COM Barang Bukti yang berhasil di amankan oleh POLDA Banten pada Senin (06/06/2022) (AhmdT)

Punyarakyat.com | Di kutip dari PMJNEWS.com Anggota Ditreskrimsus Polda Banten berhasil ungkap kecurangan perdagangan Bahan Bakar Minya (BBM) di SPBU Garda Nomor : 34-42117 di jalan Raya Serang - Jakarta Km 70 Kecamatan Kibin Kabupaten Banten , Senin (06/06/2022)

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitongan mengatakan pihaknya telah berhasil mengungkap kecurangan perdagangan Bahan Bakar Minya (BBM) pada tanggal 06 Juni 2022 sekitar pukul 13:00 WIB

"Polda Banten telah berhasil ungkap kecurangan perdagangan BBM di SPBU tersebut pada Senin 06/06/2022 sekitar pukul 13:00 WIB" Ujarnya Kepada Wartawan

Shinto juga menjelaskan pada saat dilakukan pengecekan di lokasi, benar adanya kegiatan penjualan BBM dengan cara memodifikasi mesin dispenser menggunakan alat berupa remote control.

"Saat dilakukan pengecekan dilokasi, benar adanya kegiatan penjualan BBM berjenis Pertalite, Pertamax , Pertamina Dex , Dexlite , dan Solar yang dilakukan oleh petugas SPBU tersebut dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser yang sudah di modifikasi menggunakan alat berupa remot control." Katah Shinto.

Shinto kembali menuturkan , atas perkara tersebut Polda Banten menetapkan dua pelaku sebagai tersangka dengan kecurangan yang di lakukan di POM tersebut.

"BP (68) , berperan sebgai manager SPBU dan FT (61) , berperan sebagai pemilik tempat usaha SPBU," Ujar Shinta pada awak media

Kasubbid l Industri Perdagangan dan Investasi (Indagsi) mengungkapkan para pelaku dengan sengaja menambahkan komponen elektrik remote control serta saklar otomatis pada dispenser SPBU.

Chandra menjelaskan dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kecurangan penjualan BBM tersebut telah beroperasi sejak 2016 sampai dengan Juni 2022 dan mendapatkan keuntungan ekonimis.

Halaman:

Editor: Ahmad Thohir Abdul Nur

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X