• Senin, 8 Agustus 2022

Polres Bukit Kapur Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Siswa SMK Kelas XII, Begini Penjelasannya!

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 20:59 WIB
Polres Bukit Kapur Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Siswa SMK Kelas XII (Devi Novitasari)
Polres Bukit Kapur Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Siswa SMK Kelas XII (Devi Novitasari)

Punyarakyat.com - Dumai-Polsek Bukit Kapur Jajaran Polres Dumai berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang dialami Siswa SMK Kelas XII pada Minggu (17/07/2022) lalu sekira pukul 18.00 WIB di Jalan Perwira Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur.

Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, S.H, S.I.K menjelaskan melalui Kapolsek Bukit Kapur AKP Hotman Silalahi, S.H, bahwa kejadian diawali ketika Siswa SMK Negeri 3 Dumai sedang jalan-jalan menggunakan kendaraan roda dua (sepeda motor) saat sore hari.

Namun tiba-tiba ada orang tak dikenal mendatanginya dan langsung memberikan pukulan pada bagian belakang kepalanya.

“Kemudian korban menerima pukulan dibagian belakang kepala, sempat melarikan diri tetapi korban tetap mendapatkan pengejaran dan kembali menerima pukulan menggunakan helm dibagian punggung belakang. Akibatnya korban mengalami sakit (luka memar) dibagian wajah tepatnya dibagian pelipis mata bagian sebelah kiri dan jari telunjuk bagian sebelah kanan dan kiri luka, bagian punggung korban juga mengalami luka memar,” jelas AKBP Nurhadi Ismanto, S.H, S.I.K melalui AKP Hotman Silalahi, S.H, Senin (01/08/2022).

Baca Juga: Rembang Bersholawat, haul ketiga KH.Maimoun Zubair yang Digelar Dewan Pimpinan Cabang PPP

Kemudian pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 sekira pukul 17.30 WIB, lanjut Kapolsek Bukit Kapur, Tim Opsnal Polsek Bukit Kapur berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku utama tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama.

“RZ Alias JL (20) warga Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur berhasil diamankan saat sedang berada di Jalan Soekarno – Hatta Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur. Sementara rekan lainnya berinisial AG yang turut terlibat dalam tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama hingga kini masih masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Kapolsek Bukit Kapur AKP Hotman Silalahi, S.H. 

Kapolsek Bukit Kapur menjelaskan lebih lanjut bahwa tersangka RZ Alias JL (20) telah mengakui memiliki dendam pribadi karena korban dulu pernah mempunyai masalah dan berkelahi dengan temannya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, RZ Alias JL (20) dijerat Pasal 170 KUHPidana tentang Penganiayaan Secara Bersama-sama dengan ancaman pidana penjara selama 5 Tahun 6 Bulan.

“Belajar dari pengalaman, agar kedepannya tidak ada lagi yang mudah terbawa emosi hingga menyelesaikan masalah dengan cara melakukan penganiayaan, karena telah diatur dalam Undang – Undang dan dijerat dengan pidana penjara,” himbau Kapolsek Bukit Kapur AKP Hormat Silalahi, S.H.

Halaman:

Editor: Devi Novitasari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X